Faktor Penyebab Gagal Interview Kerja

Diterima kerja pada suatu perusahaan setelah melewati proses pencarian kerja yang panjang merupakan suatu hal yang diharapkan oleh setiap pencari kerja.

Interview kerja merupakan salah satu proses rekrutmen tenaga kerja yang penting yang biasa digunakan oleh perusahaan untuk menyeleksi calon kandidat pekerjanya. Interview kerja digunakan untuk mengenal calon kandidat dan untuk menilai kemampuan berkomunikasi calon kandidat saat berhadapan dengan rekruter. Saat proses interview kerja berlangsung, rekruter akan memberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh kandidat untuk melihat kepribadian dan pengetahuan kandidat.

Namun, terkadang banyak calon kandidat yang harus mengalami kegagalan dalam proses interview kerja. Banyak faktor yang menjadi penyebab gagalnya interview kerja.

Berikut adalah beberapa faktor penyebab gagal interview kerja yang dapat terjadi:

Penampilan tidak rapi

Penampilan Anda akan menentukan kesan pertama rekruter terhadap Anda. Jika penampilan Anda saat mengikuti interview kerja tidak rapi, rekruter akan langsung memberikan kesan yang buruk terhadap Anda, serta Anda akan dianggap tidak sungguh-sungguh dalam melamar kerja.

Oleh sebab itu usahakan Anda memakai pakaian yang rapi dan formal namun tidak berlebihan. Selain memberi kesan yang baik bagi rekruter, mengenakan pakaian yang rapi juga akan menambah kepercayaan diri Anda saat mengikuti interview kerja.

Menunjukkan sikap yang tidak sopan

Sikap yang tidak sopan ini dapat bermacam-macam bentuknya, seperti:

  1. Datang terlambat

Saat Anda datang terlambat, resiko terbesarnya adalah Anda akan langsung dicoret dari daftar dan dianggap tidak mengikuti interview kerja, atau Anda tetap akan diijinkan untuk mengikuti interview kerja namun kemungkinan besar kesan rekuter terhadap Anda sudah tidak baik. Anda akan dianggap bahwa Anda memiliki manajemen waktu yang tidak baik.

Oleh sebab itu, usahakan setidaknya Anda sudah berada di lokasi interview 15 menit sebelum jadwal yang dibuat. Hal ini juga akan membuat Anda merasa lebih tenang sehingga Anda dapat mempersiapkan interview kerja dengan lebih matang.

  1. Salah bersikap

Sikap atau attitude merupakan salah satu hal terpenting dalam interview kerja. Bahkan terkadang perusahaan akan lebih mengutamakan sikap yang baik daripada sekedar nilai akademis. Sikap yang baik ini bisa bermacam-macam bentuknya, seperti sikap duduk dalam ruangan interview, ekspresi wajah, tata cara masuk dan keluar ruangan, dan sebagainya.

  1. Sering melihat jam

Saat mengikuti interview kerja, hindari melihat jam tangan, apalagi jika dilakukan terlalu sering. Hal itu akan membuat rekruter merasa tidak dihargai dan akan memberikan kesan bahwa Anda tidak nyaman dan ingin segera mengakhiri interview kerja.

Kurang mengetahui informasi tentang perusahaan yang dilamar

Saat interview kerja berlangsung, pastikan Anda sudah memahami tentang perusahaan yang Anda lamar. Pelajari terlebih dahulu tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar, seperti fokus perusahaan pada bidang apa, visi misi perusahaan, dan sebagainya. Anda juga dapat berlatih untuk menjelaskan mengapa Anda tertarik bekerja di perusahaan tersebut dan menjelaskan keahlian Anda yang dapat berguna untuk perusahaan.

Pastikan Anda mempersiapkan dengan baik.  Jika saat interview kerja Anda tidak bisa menjawab pertanyaan terkait perusahaan dan posisi yang Anda lamar, besar kemungkinan Anda akan gagal lolos interview kerja karena Anda akan dianggap tidak bersungguh-sungguh dalam melamar di perusahaan tersebut.

Memberi jawaban yang berbeli-belit dan tidak relevan

Saat Anda menjawab pertanyaan rekruter usahakan Anda menjawab dengan jujur dan logis, misalnya Anda berbohong mengenai skill yang Anda miliki. Hindari memberikan jawaban yang berbelit belit, tidak relevan, atau tidak realistis, sebab hal itu akan memberikan kesan bahwa Anda tidak konsisten  dan sedang berbohong.

Itulah beberapa faktor yang dapat membuat seseorang gagal interview kerja. Oleh sebab itu, sebelum mengikuti interview kerja pastikan Anda telah mempersiapkan dengan baik mulai dari sikap, penampilan, sampai pengetahuan Anda agar kesempatan Anda lolos seleksi semakin besar.

Semoga sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *